Laman

Minggu, 13 Juni 2010

SERASA BERMAIN TELANJANG WORD CUP

Serasa Bermain Telanjang

Penampilan seragam pemain sepak bola selalu mengalami perubahan. Perubahan itu juga terjadi di Piala Dunia 2010, tapi kali ini pemain justru serasa telanjang karena baju ringan yang mereka kenakan.

Kostum-kostum itu merupakan produksi Adidas dengan teknologi terkini. Dalam kunjungannya ke Afrika Selatan, wartawan Tribunnews.com Mohamad Nurfahmi Budi ikut serta dalam tur ke studio produsen perlengkapan olahraga tersebut.

Menurut juru bicara Adidas Corp, Erik van Leeuwen, luas studio itu mencapai 1000 m2. Ruang yang disebut Rumah Adidas tersebut berada di Jo'bulani Central, Sandton Convention Centre di Maudee Street Sandown, Johannesburg, atau tepat di seberang Nelson Mandela Square.

Di dalamnya terdapat studio siaran langsung dari South Africa Broadcasting Corp (SABC), aneka seragam asli desain Adidas untuk negara peserta dan wasit sampai koleksi aneka lukisan bintang-bintang sepak bola.

Setelah memasuki pintu utama Rumah Adidas, pengunjung langsung disuguhi galeri aneka kostum negara peserta putaran final Piala dunia 2010. Galeri ini dibagi menjadi dua sisi, masing-masing sisi enam kostum. Di dalamnya ada jersey timnas Yunani, Nigeria, Spanyol, Slowakia, Paraguay, Jepang, Denmark, Jerman, Meksiko, Prancis, Argentina dan sudah tentu tim tuan rumah, Afrika Selatan.

Semua kostum yang dipamerkan itu memiliki bahan yang sama dengan kostum yang dikenakan para pemain di lapangan. Jika diraba, kostum itu terasa agak kasar di bagian lengan serta punggung bagian atas, tetapi halus di bagian perut, dada dan punggung bagian bawah.

Erik mengatakan, semua kostum yang didesain Adidas dibuat berdasarkan riset teknologi termutakhir. Dua keunggulan utama kostum buatan produsen asal Jerman ini adalah menyerap keringat dan membuangnya melalui sela-sela rajutan kain, serta sangat ringan, tak lebih dari 20 gram jika sudah ada keringat.

"Jadi para pemain dipastikan seperti tak mengenakan kostum saat mereka bermain, mereka bisa mengeksploitasi kemampuan secara maksimal," tutur Erik, yang mengklaim kostum itu tidak mudah sobek alias lentur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar