Laman

Sabtu, 29 Januari 2011

MENKUMHAM DAN ANGGOTA DPR JENGUK TAHANAN ELITDI RUTAN ADA APA YA ?

JAMBI EKSPRES:


Menkumham Patrialis Akbar
Patrialis Akbar Datangi Rutan Salemba
Kedatangan Patrialisdidampingi sejumlah anggota Komisi Hukum DPR.
Sabtu, 29 Januari 2011, 16:47 WIB

Menkumham Patrialis Akbar

Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Patrialis Akbar mendatangi Rumah Tahanan Salemba, Jakarta, Sabtu 29 Januari 2011, pukul 16.15 WIB. Kedatangan Patrialis kali ini didampingi sejumlah anggota Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat.

Dari pengamatan VIVAnews, di antara rombongan, tampak Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat dari Partai Golkar, Hajrianto Tohari, dan anggota Komisi Hukum dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan, Ahmad Yani.

Belum jelas tujuan rombongan Menkumham dan beberapa wakil rakyat datang ke Rutan Salemba. Sebab, kendaraan yang mereka tumpangi langsung masuk ke dalam pintu gerbang rutan, wartawan belum mendapatkan konfirmasi hingga sore ini. Tapi diduga, mereka akan menjenguk para politisi yang ditahan KPK di rutan itu.

Seperti diketahui, saat ini, di dalam Rutan Salemba terdapat setidaknya enam politisi yang ditahan karena diduga menerima suap berupa cek pelawat dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Miranda Gultom Swaray pada 2004 lalu.

Para politisi yang ditahan merupakan mantan anggota Komisi IX DPR periode 1999-2004.

Politisi yang ditahan di Rutan Salemba adalah Panda Nababan (PDIP), Soewarno (PDIP), Max Moein (PDIP), Baharuddin Aritonang (Golkar), TM Nurlif (Golkar), dan Reza Kamarullah (Golkar).

Seperti diberitakan sebelumnya, KPK menduga 25 politisi yang berasal dari Fraksi Golkar, Fraksi PDIP, dan Fraksi PPP menerima suap usai memilih Miranda Goeltom sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia tahun 2004.

KPK pun melakukan penahanan besar-besaran kepada politisi yang diduga terlibat ksus itu, kemarin. Para politisi dijebloskan ke sejumlah tahanan. Selain Rutan Salemba, sebagian lagi di Cipinang, Polda Metro Jaya, dan Pondok Bambu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar