Laman

Sabtu, 05 Maret 2011

NYEPI: BANDARA SEPI TAMPA KEGIATAN

JAMBI EKSPRES:






Nyepi, Bandara Ngurah Rai Tutup 24 Jam
Tutup sementara ini mulai Sabtu 5 Maret 2011 Pkl 05.00 Wita, sampai Minggu, Pkl 05.00 Wita
Sabtu, 5 Maret 2011, 05:00 WIB

Bertepatan dengan perayaan Nyepi, Bandara Ngurah Rai, Bali, berhenti beroperasi selama 24 jam. Tutup sementara ini dimulai dari pukul 05.00 Waktu Indonesia Tengah, Sabtu 5 Maret 2011, sampai pukul 05.00 Wita, Minggu 6 Maret 2011.

Penutupan ini tentu berimbas pada semua penerbangan dari dan menuju Ngurah Rai. Penerbangan dari Yogyakarta menuju Bali misalnya, juga tidak beroperasi pada Sabtu ini.

Terdapat dua maskapai yang membatalkan penerbangan dari Bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta. "Sekurangnya 450 penumpang setiap hari ke Bali dari Yogyakarta, khusus besok saat Nyepi, tiga penerbangan ke Bali tidak dilakukan," kata Humas PT Angkasa Pura I Bandar Udara Internasional Adisucipto Yogyakarta, Isye Yuviana, Jumat, 4 Maret 2011.

Menurutnya penutupan bandara internasional di Bali itu sudah diberitahukan ke seluruh maskapai dan pengelola bandara, baik dalam
negeri maupun bandara luar negeri yang mem buka rute penerbangan ke bandara I Gusti Ngurah Rai.

"Berlaku hanya dalam rangka hari Nyepi saja, setelah itu penerbangan ke Bali akan kembali normal," katanya.

Tiga penerbangan dari Yogyakarta adalah Lion Air pukul 06.30 WIB, Garuda Airlines pukul 07.15 WIB dan pukul 19.00 WIB. "Rata-rata sekali penerbangan mengangkut 150 penumpang di setiap harinya," kata Isye.


Amankan Nyepi, Polda Cuma Kerahkan 700 Polisi
Pengamanan diutamakan di tempat ibadah umat Hindu yang berada di wilayah Jakarta.
Jum'at, 4 Maret 2011, 17:49 WIB

Kepolisian Metro Jaya mengerahkan sekitar 700 personel untuk mengamankan perayaan Hari Raya Nyepi, Sabtu 5 Maret 2011.

"Kami telah instruksikan anggota mengamankan dan melakukan penjagaan perayaan Nyepi," kata Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Sutarman, Jumat 4 Maret 2011.

Dia mengatakan pengamanan meliputi tempat ibadah umat Hindu yang berada di wilayah hukum Jakarta dan sekitarnya.

Jenderal polisi bintang dua itu, menambahkan pihak kepolisian resor (Polres) yang memiliki kewenangan untuk menentukan lokasi pengamanan yang menjadi prioritas.

Polda Metro Jaya mensiagakan dan mengerahkan anggota guna mengamankan proses setiap perayaaan hari besar keagamaan.

Polda Metro Jaya menilai, saat ini situasi keamanan berlangsung kondusif menjelang perayaan Nyepi di DKI Jakarta dan sekitarnya. Polisi berharap setiap kelompok yang merayakan kegiatan keagamaan dengan melibatkan banyak massa agar melapor ke polisi setempat agar mendapatkan pengamanan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar