Laman

Sabtu, 22 Januari 2011

NURDIN HALID CIUM TANGAN PRESIDEN UNTUK DAPAT RESTU

JAMBI EKSPRES:
PSSI Diduga Korupsi Rp 720 M per Tahun



Perwakilan suporter Indonesia (kiri ke kanan), Henry Mulaydi, mantan Manajer Timnas Indonesia, IGK Manila, pengamat komunikasi politik, Efendi Ghazali dan koordinator ICW Danang Widyoko saat diskusi di kantor ICW, Jakarta,Sabtu Diskusi mengangkat tema Save Our Soccer mengkritisi dugaan korupsi di tubuh PSSI.

Indonesia Corruption Watch (ICW) mengeluarkan data atas dugaan korupsi dana APBN dan APBD di tubuh PSSI serta sejumlah klub Liga Super Indonesia (LSI). ICW menduga, dana yang dikorupsi setiap tahunnya mencapai Rp 720 miliar.

Angka itu dihitung dari dana yang disinyalir telah dikorupsi pengurus PSSI dan kepala daerah di seluruh wilayah Indonesia yang menjadi domisili klub sepak bola yang bernaung di bawah kompetisi PSSI. Sekadar informasi, terdapat sekitar 30 klub Divisi Utama dan 18 klub LSI yang bermain dalam kompetisi yang digelar PSSI setiap tahunnya.

"Total kerugian 720 miliar," ujar peneliti muda ICW Apung Widadi kepada wartawan di Gedung KPK, Jakarta, Senin

Apung mengatakan, data dugaan korupsi PSSI tersebut sudah diserahkan ke KPK. "Untuk wilayah Semarang diperkirakan ada kerugian negara tahun 2004 hingga 2009 sebesar Rp 2,5 miliar," ungkapnya.

Modus yang digunakan dalam korupsi PSSI beragam dan selalu berganti setiap tahunnya. Saat didesak untuk membuka data korupsi yang dilakukan PSSI di daerah lainnya, Apung enggan mengungkapnya.

Dia mengaku ICW akan terlebih dahulu melakukan studi kasus sebelum mengungkap data-data itu ke publik. "Kita akan lakukan studi kasus dugaan korupsi PSSI di 10 daerah lainnya," ungkapnya.


KONGRES PSSI

Nurdin Tidak Benci LPI, tetapi Prihatin

Jumat, 21 Januari 2011 | 21:15 WIB




Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima ciuman tangan dari Ketua PSSI Nurdin Halid usai kemenangan tim nasional Indonesia atas Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, senayan Jakarta. Minggu malam (19/12/2010).

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengawali pidato pembukaan Kongres PSSI II di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011), dengan menyinggung liga tandingan PSSI, yakni Liga Primer Indonesia. Nurdin mengaku pelarangan kompetisi yang digelar LPI bukan faktor suka tidak suka, melainkan lebih dikarenakan mengacu pada peraturan yang berlaku.

"PSSI tidak memberi izin LPI bukan karena faktor suka tidak suka, benci atau ada dusta di antara kita, melainkan karena tidak sesuai dengan visi dan misi FIFA. FIFA adalah roh sepak bola dunia dan demi integritas dunia, kita warga sepak bola dunia harus tunduk pada statuta," kata Nurdin dalam pidatonya.

Namun, Nurdin juga mengaku prihatin dengan kehadiran LPI di saat PSSI sedang aktif untuk meningkatkan kinerjanya. "Sungguh sangat memprihatinkan di saat kami tengah giat-giatnya membangun sepak bola, muncul kegiatan sepak bola yang tidak sesuai dengan statuta FIFA dan PSSI," ucap Nurdin.

"Kegiatan tersebut juga tidak sesuai dengan UU No 3/2005 tentang sistem keolahragaan nasional," katanya.

Di tengah euforia LPI, Nurdin merasa terharu dengan seluruh pengurus PSSI yang tetap kokoh menjaga komitmen dan keteguhan untuk tetap bekerja membangun PSSI dan persepakbolaan nasional.







Ketua Pengurus Cabang PSSI Surakarta yang juga Ketua Umum Persis Solo FX Hadi Rudiatmo akan meninggalkan arena Kongres II PSSI sebelum acara pembukaan, Jumat (21/1/2011) malam. Pasalnya, dia baru saja mendapat kabar bahwa Pengcab PSSI Surakarta telah dibekukan oleh PSSI.

"Kemarin sore saya baru saja diberitahu wali kota saya bahwa surat pembekuan Pengcab PSSI Surakarta sudah turun," ujar Rudiatmo, yang juga Wakil Wali Kota Surakarta, di arena Kongres PSSI, siang tadi.

"Saya sudah siap. Hanya, kagetnya kok yang dibekukan pengurusnya, bukan yang dipecat ketua umumnya," kata Rudiatmo.

Pembekuan kepengurusan secara keseluruhan ini sangat disesalkan oleh Rudiatmo karena jika hal ini dilakukan, PSSI akan menghambat laju perkembangan persepakbolaan, khususnya di Surakarta.

"Yang membangkang kan hanya aku. Itu bagian dari risiko memimpin sebuah organisasi. Keinginan saya, yang dipecat ketua umumnya saja. Pengurus jangan dibekukan," tutur Rudiatmo.

Pembekuan Pengcab PSSI Surakarta ini terkait dengan pembukaan Liga Primer Indonesia di Solo, 8 Januari. Rudiatmo selaku Ketua Pengcab Surakarta saat itu memberi izin digelarnya partai perdana LPI, Solo FC melawan Persema Malang. Ia sendiri yang membuka LPI secara resmi.

"Pertimbangan saya membuka LPI ialah karena ada kejelasan dari PSSI bahwa PSSI tidak melarang, tetapi tidak mengakui adanya LPI," kata Rudiatmo.

Sekjen PSSI Nugraha Besoes membenarkan pembekuan Pengcab Surakarta tersebut. "Pengcab Surakarta dibekukan karena memberikan izin laga LPI di Solo tanpa sepengetahuan PSSI," ujar Besoes saat ditemui seusai shalat Jumat siang tadi.

KONGRES PSSI
Andi Darussalam dan Saleh Mukadar Mesra di Kongres PSSI
Jumat, 21 Januari 2011 | 14:33 WIB

Andi Darussalam Tabussala
Andi Darussalam Tabusala, Ketua PT Liga Indonesia, terlihat mesra dengan Saleh Mukadar, Komisaris Utama Persebaya 1927 yang membelot ke Liga Primer Indonesia (LPI), di arena Kongres II PSSI di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011).
Biar kita beda, kita tetap bersaudara. Kamu di sana (LPI), aku di sini (PSSI).
-- Andi Darussalam

Keduanya yang tak sengaja bertemu di lobi Hotel Pan Pasific Bali Nirwana Resort, tempat diselenggarakannya kongres. Andi pun langsung menyapa dan memeluk Saleh layaknya dua sahabat yang sudah lama tak saling bertemu.

Saleh dan Andi pun tampak bercanda akrab. "Biar kita beda, kita tetap bersaudara. Kamu di sana (LPI), aku di sini (PSSI)," ujar Andi kepada sejumlah wartawan yang turut melihat kemesraan tersebut.

Dalam Kongres PSSI yang akan dimulai Sabtu (22/1/2011), Andi dan Saleh pun dalam situasi yang berbeda. Saleh yang tidak mendapat undangan dalam kongres ini akan berusaha memperjuangkan hak suaranya karena ia yakin Persebaya yang dipimpinnya adalah Persebaya yang sah sebagai anggota PSSI.



ISL Tetap 15 Klub
Jumat, 21 Januari 2011 | 17:59 WIB

Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, membantah akan mempersiapkan klub baru untuk mengisi kekosongan tiga klub yang memilih hijrah dari Indonesia Super League (ISL) ke Liga Primer Indonesia (LPI).

ISL memang hanya menyiskan 15 klub setelah Persema Malang, Persibo Brojonegor, dan PSM Makassar membelot ke LPI. Beredar kabar bahwa PSSI akan menetapkan tiga klub baru sebagai pengganti tiga klub yang hijrah ke LPI dalam kongres tahunan ini.

Namun, Nurdin membantah kabar tersebut. "Pengganti tiga klub ISL yang keluar tidak ada karena sesuai statuta PSSI tidak boleh ada pengganti di tengah musim kompetisi," tegas Nurdin.

"Jika dari 18 tim keluar tiga klub maka yang tetap diakui 15 klub dan tidak ada penambahan," lanjutnya.

Meski begitu, berkurangnya peserta tetap memiliki dampak buruk terhadap kompetisi ISL. Sponsor utama PT Djarum akan mengajukan klaim ke PT Liga Indonesia karena banyak pertandingan yang gagal digelar.

Sebab sesuai kesepakatan awal PT Djarum dengan PT Liga, setiap pertandingan yang gagal digelar, sponsor utama akan memberikan penalti Rp 100 juta. Diperkirakan pertandingan yang gagal digelar mencapai 70 laga. Dengan begitu, kerugian yang ditaksir PT Liga mencapai Rp 7 miliar.

Pecalang Kawal Kongres PSSI
Jumat, 21 Januari 2011 | 15:52 WIB
PSSI

Pengamanan yang cukup ketat menjelang pembukaan Kongres ke-2 PSSI, Jumat (21/1/2011) malam nanti, sudah terlihat mulai pintu masuk Hotel Pan Pasific Bali Nirwana Resort (BNR) sejak pagi hingga sore ini. Selain pengamanan dari pihak kepolisian, tampak juga berjaga-jaga sejumlah pecalang atau anggota keamanan swadaya masyarakat desa adat di Bali.

Mengenakan pakaian adat Bali dengan motif hitam putih, para pecalang yang berasal dari Desa Pekraman Beraban ini diplot untuk mengamankan lokasi pintu masuk hotel hingga di sekitar ruang arena kongres.

"Dari panitia minta untuk mengamankan dan kami sebagai warga Desa Beraban berkewajiban mengamankan lingkungan di sekitar kita," ujar Ketut Subamia, salah seorang anggota Pecalang.

"Kalau saya memang hobi nonton sepak bola, jadi saya antusias ikut mengamankan di sini," imbuhnya.

Subamia dan delapan rekannya bertugas sejak pukul 08.00 tadi hingga pukul 24.00 nanti, atau hingga usai acara pembukaan kongres.

Desa Pekraman Beraban memiliki 45 anggota pecalang, dan untuk hari ini hanya 9 pecalang yang diturunkan karena masih registrasi peserta dan pembukaan. Pada waktu hari H besok, jumlah personel pecalang akan ditambah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar