Laman

Jumat, 14 Januari 2011

KEMBAR 7 RAYAKAN ULANG TAHUN MASA REMAJA

JAMBI EKSPRES:
a
Bagi Bobbi McCaughey, persiapan merayakan ulang tahun berkali lipat lebih repot daripada orangtua pada umumnya. Betapa tidak, ia harus menyiapkan 91 lilin untuk kue ulang tahun ke-13 tujuh anak kembarnya.

Kenny, Alexis, Natalie, Kelsey, Nathan, Brandon dan, Joel McCaughey adalah septuplet pertama di dunia yang dapat bertahan hidup hingga dewasa.

Saat ketujuh bayi lahir 1997 lalu, para dokter ragu mereka dapat bertahan hidup. Tapi nyatanya, tiga anak perempuan dan empat anak laki-laki kembar ini tetap sehat hingga beranjak remaja.

Pasangan McCaughey yang berasal dari Carlisle, Iowa, dinyatakan hamil setelah minum obat penyubur. Mereka telah dikaruniai seorang anak perempuan, Mikayla saat si kembar tujuh lahir. Bayi-bayi ini sempat mengejutkan dunia saat lahir pada tanggal 19 November 1997.

"Bukan lelucon ketika orang mengatakan menikmati peristiwa (kelahiran) ini, karena semuanya terjadi begitu cepat," kata Bobbi McCaughey di sebuah wawancara di stasiun televisi mengenai anak-anaknya.

"Terkadang Anda pikir masih ada esok hari. Tetapi tidak bagi kami, tidak ada yang tahu apa yang terjadi esok hari. Semuanya berubah begitu cepat. "

Selama bulan-bulan awal kelahiran mereka, septuplet minum 42 botol sehari dan menghabiskan 52 popok.

Sekarang keluarga besar McCaughey menghabiskan US$300 atau Rp2,6 juta per bulan hanya untuk bahan makanan. Mereka pun mengembangkan kebun keluarga untuk bahan makanan sendiri.

Keluarga besar ini menghasilkan 10 kantung cucian tiap minggu. Di dapur terdapat dua kulkas, dua mesin cuci dan mesin pencuci piring serta dua freezer.

Menginjak usia 13, Brandon mewakili saudara-saudaranya lain mengharap agar mereka lebih dewasa dan dihargai. "Semoga teman-teman di sekolah akan lebih menghormati kami. Semua orang mengejek kami karena kami semua memiliki nama yang sama McCaughey," katanya.

Banyaknya anggota keluarga, menurut Bobbi, membuat pembagian tugas di antara anak-anaknya. "Mereka membantu pekerjaan rumah tangga dan mencuci pakaian mereka sendiri."

Orang tua si kembar tujuh juga menikmati manfaat tumbuhnya anak-anak, yakni lebih banyak waktu luang bersama. "Sangat senang mengatakan kita akan makan malam bersama. Jangan saling membunuh ya," kata sang Ayah yang disambut tawa seluruh keluarga.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar