Laman

Kamis, 10 Februari 2011

HAM: PEMBUBARAN ORMAS BUKAN SOLUSI

JAMBI EKSPRES:


Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh (baju biru)
Komnas HAM: Pembubaran Ormas Bukan Solusi
Yang substansi adalah kekerasan yang dilakukan, bukan ormasnya
Kamis, 10 Februari 2011, 15:03 WIB

Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh (baju biru)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kemarin meminta aparat keamanan untuk membubarkan organisasi massa yang bertindak rusuh. Namun, keinginan Presiden SBY ini dinilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia sebagai sesuatu yang bukan luar biasa.

Hal ini dikatakan salah satu Wakil Ketua Komnas HAM Ridha Saleh, di Kantor Komnas HAM, 10 Februari 2011. "Dalam konteks ini tidak luar biasa, karena itu sudah jadi aspirasi masyarakat sejak lama," kata Ridha.

Ridha juga menilai pembubaran ormas sebaiknya dipikirkan Pemerintah secara baik-baik. "Karena ini bukan solusi," ucap Ridha. Pemerintah pun diminta mencari solusi untuk menyelesaikan masalah kekerasan secara substansi.

Ridha kemudian menjelaskan selama ini kecenderungan masalah kekerasan di Indonesia tidak terjadi secara insidental. "Setiap kekerasan ada latarbelakangnya. Ini yang sebenarnya harus dicegah," tutur Ridha.

Tidak hanya itu, bahkan Pemerintah terkesan membiarkan sejumlah terjadinya kekerasan. Hal ini terlihat dari tidak pernah adanya kejadian kekerasan yang diselesaikan oleh Pemerintah secara tuntas.

"Karena beberapa kejadian kekerasan itu tidak pernah ada yang diselesaikan," kata Ridha.

Pendapat senada dikemukakan Ketua Umum Partai Damai Sejahtera, Denny Tewu, sebelumnya. Denny menyatakan bahwa pemberangusan organisasi kemasyarakatan (ormas) bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi kekerasan berbau SARA di tanah air.

"Percuma berangus ormas. Mereka cuma akan ganti kulit," kata Denny dalam acara diskusi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis 10 Februari 2011.

Ia berpendapat, yang harus dilakukan adalah membentuk Satgas Anti-Kekerasan yang berada langsung di bawah Presiden seperti Satgas Pemberantasan Mafia Kerja. "Kalau SBY serius ingin menghentikan kekerasan, jangan hanya marah dan geram, lantas menyerahkan tugas pada Kapolri. Segera bentuk Satgas Anti-Kekerasan, supaya kalau ada apa-apa, langsung lapor ke Presiden," kata Denny panjang lebar.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar