Laman

Selasa, 28 Desember 2010

WWF FOKUS MENGURANGI KERUSAKAN ALAM

JAMBI EKSPRES:
WWF Ciptakan Format Dokumen Ramah Lingkungan
Format dokumen identik dengan PDF. Tapi ada satu perbedaan signifikan, tidak bisa dicetak



World Wildlife Fund for Nature (WWF), lembaga internasional yang fokus terhadap pelestarian lingkungan hidup, mengumumkan bahwa mereka menciptakan format file pertama mereka yakni *.WWF. Format file ini didesain untuk menggantikan format *.PDF.

Format dokumen yang dibuat WWF identik dengan file PDF. Namun ada satu perbedaan signifikan. File dokumen dengan format ini tidak bisa dicetak ke printer.

WWF berharap, format dokumen ini dapat menurunkan kebutuhan untuk mencetak yang tidak perlu, atau setidaknya memberi pengetahuan pada berbagai pihak bahwa banyak kertas yang digunakan sebenarnya bukan kebutuhan mendesak.

Sebagai gambaran, setiap ada kebutuhan untuk mencetak ke 120 ribu lembar kertas, sebuah pohon pinus setinggi 25 meter dan diameter 30 sentimeter harus ditumbangkan.

Seperti dikutip dari PopSci, 16 Desember 2010, meski dokumen berformat PDF sebenarnya sangat fleksibel dan dapat digunakan untuk menggantikan dokumen kertas, tetapi banyak orang dan perusahaan yang lebih suka mencetak dokumen tersebut ke kertas.

Dalam sejumlah kasus, umumnya pada perusahaan skala besar, universitas, dan organisasi lain, jumlah kertas yang digunakan sudah sedemikian banyak. Ironisnya, setelah itu kertas-kertas itu tidak lagi dipakai.

Padahal, dampak lingkungan terhadap penggunaan kertas secara terus menerus tidaklah baik bagi lingkungan. Sayangnya, siapapun yang bekerja di kantor mengetahui betapa banyaknya rutinitas mencetak yang sebenarnya tidak perlu, terjadi secara reguler.

Format WWF ini sebenarnya merupakan sebuah plugin (saat ini baru tersedia untuk Macintosh, versi Windows akan segera hadir) yang memungkinkan pengguna menyimpan dokumen apapun ke dalam format WWF.

Nantinya, file-file WWF bisa dibuka dan dibaca menggunakan berbagai program yang berfungsi untuk membuka file PDF. Bedanya, jika file WWF yang dibuka, file itu tidak bisa dicetak dan menampilkan sedikit catatan di bagian bawah dokumen seputar penghematan menggunakan kertas.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar