Laman

Jumat, 17 Desember 2010

MAMFAAT DAUN DEWA

JAMBI EKSPRES:
RADAR JAMBI: TONI.S
http://farizs234.files.wordpress.com/2010/04/daun-dewa.jpeg

KLASIFIKASI : Daun Dewa disebut Gynura segetum (Lour) Merr atau Gynura pseudochina (L) DC. termasuk ke dalam famili tumbuhan Compositae atau Asteraceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Beluntas cina, Daun Dewa atau samsit.

SIFAT KIMIAWI : Kandungan kimia yang sudah diketahui, antara lain : saponin, minyak atsiri, flavonoid, tanin, polifenol, asam klorogenat, asam kalfeat, asamvanilat, asam p-kumarat, dan asam p-hidroksi benzoat, alkaloid, triterpenoid dan sterol.

EFEK FARMAKOLOGIS : Tumbuhan ini bersifat : anti coagulant (mencairkan bekuan darah), stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, anti karsinogen dan anti mutagenitas, diuretik. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa khas dan sifat netral.

BAGIAN TANAMAN YANG DIGUNAKAN : Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan seluruh tanaman.

Daun, berguna untuk : luka terpukul, melancarkan sirkulasi, menghentikan pendarahan (batuk darah, muntah darah, mimisan), pembengkakan payudara, infeksi kerongkongan, tidak datang haid, dan digigit binatang berbisa.

Umbi, berguna untuk: menghilangkan bekuan darah (haematom), pembengkakan, tulangpatah (fraktur), pendarahan.

PENYAKIT YANG DAPAT DISEMBUHKAN DAN CARA PENGGUNAANYA

Berdasarkan berbagai literatur yang mencatat pengalaman secara turun-temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit-penyakit sbb :

1. Luka terpukul, tidak datang haid. Tanaman segar 15 – 30 gram direbus atau ditumbuk, diambil airnya, campur dengan arak yang dipanaskan, minum.

2. Pendarahan pada wanita, pembengkakan payudara, batuk dan muntah darah. Tanaman lengkap 1 batang, direbus, minum.

3. Kejang pada anak. Satu batang diambil airnya, campur arak, minum.

4. Luka terpukul, masuk angin. Umbi segar, 6 – 9 gram ditambah arak kuning, kemudian dipanaskan.

5. Digigit ular, digigit binatang lain. Umbi dilumatkan kemudian ditempelkan ke tempat kelainan.

6. Kutil, uci-uci.Daun dewa 5 lembar dihaluskan dan dilumurkan pada tempat berkutil, kemudian dibalut. Dilepas keesokan harinya.

7. Tumor. Daun dewa 3 – 4 lembar dilalap

8. Menghilangkan bekuandarah di pembuluh darah sehingga mencegah dan mengobati stroke dan serangan jantung. Umbi daun dewa segar sekitar 10 gram ditumbuk halus, tambahkan air setengah gelas, saring, peras, minum, setiap sore. Atau daun 2 – 4 lembar untuk lalap (tiga kali sehari).

9. Batu kandung kemih. 15 gr daun dewa ditumbuk halus, tambahkan air segelas, saring, peras, minum tiga kali sehari.

Sedangkan menurut situs geocities, indikasi daun dewa dapat digunakan untuk mengatasi: bengkak terbentur (memar), TB paru, bronkitis, batuk rejan (pertusis), batu ginjal, radang mata, sakit gigi, radang tenggorok, rematik sendi, perdarahan kandungan, payudara bengkak, kencing manis, darah tinggi, tidak datang haid, ganglion, kista, tumor, digigit binatang berbisa. Umbi berkhasiat untuk mengatasi: benjolan karena gumpalan darah (hematoma), bengkak karena memar, tulang patah (fraktur) dan perdarahan sehabis melahirkan.

Cara Pemakaian :

Herba segar sebanyak 10 – 15 g direbus, atau direndam dalam arak kuning, minum. Bisa juga daun segar dimakan mentah seperti lalap. Umbi segar sebanyak 6 – 9 g direbus, lalu diminum. Untuk pemakaian luar, herba segar atau umbi segar digiling halus lalu tempelkan ke bagian tubuh yang sakit seperti pembengkakan payudara (masitis), memar, bengkak akibat tulang patah, wasir, digigit hewan berbisa, luka bakar, tersiram air panas, luka berdarah, bisul, radang kulit bernanah, borok di kaki, cantengan dan kutil.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar